Pernah Mengalami Cinta yg Aneh dan Tidak Wajar, Mungkin Anda Terkena Pelet



Pelet (guna-guna) ternyata masih ada hingga sekarang. Meskipun zaman semakin modern, keinginan orang-orang tidak bertanggung jawab untuk menghancurkan musuhnya masih ada. Salah satu jalan yang digunakan yaitu dengan memanfaatkan bantuan dari makhluk halus. Seorang ibu yang bernama Santi mengeluh anaknya menjadi sangat penurut pada seorang pria dan dia juga sering membantah kedua orang tuanya.

Ibu Santi ini curiga bahwa anaknya kena pelet. Namun ada baiknya sebelum menduga orang lain telah melakukan pelet pada keluarga kita, kita lebih dahulu mengetahui pengertian pelet, apa beda pelet dengan pengasihan, apa ciri-ciri orang yang terkena pelet, bagaimana cara menghilangkan pelet pada diri seseorang, dan cara melindungi diri dari pengaruh pelet.

Nah, pertama mari kita membahas apa pengertian dari pelet.

Pelet merupakan sejenis ilmu gaib yang bertujuan memikat hati lawan jenis, yaitu mempengaruhi alam bawah sadar seseorang supaya jatuh cinta dan terus merasa rindu kepada seseorang yang mengirimnya. Pelet  juga ada di berbagai belahan dunia dengan nama-nama yang berlainan tentunya. Tapi tujuan pelet sama yaitu untuk membuat sasaran pelet jatuh cinta pada si pengirim. Ritual yang bersifat mistik dan spiritual ditempuh dengan jalan yang sangat berbeda. Masyarakat yang percaya dengan hal-hal yang bersifat ghaib pasti mengenal ilmu pelet. Konon ilmu pelet yang paling ampuh untuk menaklukkan hati pasangan adalah pelet Jarang Goyang dan aji Semar Mesem. Saking kesohornya pelet ini, banyak dukun atau paranormal yang mengaku memiliki pelet ini..Apakah ilmu pelet adalah sesuatu yang buruk?

Sebenarnya ilmu pelet tidaklah buruk. Pelet berisi mantra yang merupakan doa. Bukankah doa bukan sesuatu yang buruk? Yang membuat pelet itu buruk adalah niat jahat dari oknum atau paranormal yang menyalahgunakan ilmu tersebut.
"Pelet itu ada yang ilmu putih dan ada yang hitam. Itu tergantung dari cara memperoleh dan penggunaannya. Kalau dipakai untuk tujuan tidak baik, itu berarti ilmu hitam," ujar Mbah Karso sesepuh desa di Sukoharjo, Jawa Tengah seperti yang dikutip oleh Merdeka.com.
Istilah yang terkenal adalah 'Cinta ditolak, dukun bertindak', itulah yang membuat ilmu pelet INI ada. Misalnya seseorang yang ditolak cintanya maka dia akan datang pada paranormal dan menceritakan bahwa dirinya ingin balas dendam terhadap orang yang menolak cintanya. Lalu dia melakukan pelet sehingga jika orang itu ditinggalkan oleh orang yang mengirim pelet kepadanya, dia menjadi gila. Itulah yang membuat pelet buruk.
"Pelet itu tanggung jawabnya besar, nek mboten ngati-ngati (kalau tidak hati-hati menggunakan) bisa bahaya. Nek cuma pengasih untuk kewibaan saya masih bisa beri," terangnya.
.

Apa beda ilmu pelet dan ilmu pengasihan?

Pada dasarnya, ilmu pelet itu serupa tapi tak sama dengan ilmu pengasihan. Dasar ajaran kedua ilmu tersebut memang mirip tapi sebenarnya keduanya berbeda. Karena cara atau ritual dan efek yang dihasilkan pun berbeda. Jika ilmu pengasihan atau mahabbah lebih banyak berisi doa-doa, hidzib, dengan ritual puasa atau wirid tertentu, berbeda dengan ilmu pelet dengan lelaku yang lebih berat, dan lebih kental dengan unsur klenik seperti sesaji dan dan bahkan sampai melibatan perewanangan jin dan sebagainya.

Berikut penjelasan akan perbedaan ilmu pelet dan ilmu pengasihan dilihat dari ciri-cirinya.
Ciri-ciri ilmu pengasihan:
- Lebih bersifat lembut, kalem, dan natural
- Mendekati secara naluri dan tidak bersifat memaksa
- Hanya bisa digunakan pada satu target dan bisa juga pada keluarga target. Misalnya ingin melamar wanita, maka ilmu pengasihan bisa dipakai agar memperoleh restu dari keluarga besar sang mempelai wanita

Konon, ilmu pengasihan diperoleh dengan memanjatkan doa mahabbah para Nabi dan para sahabat. Kekuatannya permanen dalam mempengaruhi jiwa seseorang sehingga semakin sayang. Cinta hasil ilmu pengasihan ini alami dan tumbuh dengan seiring waktu
Orang yang terkena ilmu pengasihan akan merasa kasmaran dan bahagia secara alami, senyumnya akan selalu mekar, matanya memancarkan aura kebahagiaan. Namun jika digunakan tujuannya tidak baik, biasanya pengasihan ini efeknya tidak mempan.
Ciri-ciri ilmu pelet:
- Sifatnya memaksa dan keras
- Cenderung lebih cepat daripada ilmu pengasihan. Orang yang terkena pelet akan berubah drastis.
- Ilmu pelet bisa digunakan untuk menaklukan lebih dari satu orang
- Orang yang terkena pelet akan mengalami cinta hebat yang bisa membuatnya sangat gila.
- Ilmu pelet mudah disalahgunakan oleh penggunanya. Kekuatannya bisa untuk balas dendam. - Jiwa orang yang terkena pelet akan sangat menderita dan merana.

Ciri-ciri orang terkena ilmu pelet:
- Terbangun di malam hari dan merasa kebingungan sebab heran tidak mengenali tempatnya
- Muncul perasaan nafsu birahi pada seseorang .  
- Kepala sering merasa pusing pada waktu maghrib, pukul 10-12 malam dan ketika bangun tidur.  
- Hilang selera makan
- Sering menangis dan tersenyum tanpa sebab yang jelas
- Tidak tanggap ketika diajak berbicara
- Ketika akan tidur, merasa senang melepaskan busana atau telanjang
- Keluar malam hari dengan mata tertutup atau tidur sambil berjalan
- Tampak sangat bahagia ketika orang yang mengirim pelet menjumpai dirinya
- Mematuhi segala perintah orang yang mengirim pelet
- Melupakan nasehat orang tua
- Rasa rindu dan cinta seakan bukan kemauan dia sendiri

Cara menghindari pelet

Cara paling mudah untuk menghindari ilmu pelet yaitu tidak menyakiti hati orang lain meskipun sedang menolak cinta seseorang. Tolak cintanya dengan cara yang sangat lembut dan tidak disertai penghinaan atau mengolok-olok sebab itu akan melukai perasaan orang lain, jangan mengosongkan pikiran dan jangan terlalu banyak melamun. Perbanyak lakukan pekerjaan supaya sibuk dan pikiran tidak menjadi kosong. Serta jangan lupa kuatkan iman dan dekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Kuasa. Jika ada seseorang yang tampak terpengaruh ilmu pelet, maka mintalahobat pada Yang Maha Kuasa meskipun ilmu pelet itu adalah pelet yang sangat ampuh di seluruh dunia.


Silahkan berikan komentar dan pengalamanmu disini.