BERITA TERHANGAT..((( GEMPARRRR ))) !!!! 1 WARGA KAMPUNG JATI DESA BARU LUYO POLMAN DIPARANGI HINGGA LEHER NYARIS PUTUS







POLEWALITERKINI. COM – Dugaan dilatar belakangi persoalan Keluarga, sampai berekor pada pemarangan pada. JAMAL (70), warga Kampung Jati, Dusun Lamimisan, Desa Baru, Kecamatan Luyo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Rabu, 20 April 2016, yang berakibat korban wafat ditempat dengan luka tebasan parang.Anggota BPD Desa Baru, MUHAMMADING (37) mengatakan, Korban JAMAL selepas sholat subuh, sekira jam 5. 30 wita dengan jalan kaki menuju kandang sapi miliknya yang ditempuh sekira 30 Menit, di Daerah Bunging-bunging, Desa Luyo, Kecamatan Luyo, tetapi mendadak mendapat berita bahwa JAMAL diketemukan tewas di Paropo, Dusun Pangesoran, Desa Gattungan, Kecamatan Campalagian, Polman.


Berdasar pada info korban ditemukan masyarakat setempat sekitar jam 6 pagi, waktu itu sesudah memperoleh info segera menghubungi pihak Krepolisian serta sebelumnya mayat di bawah kerumah sakit untuk Autopsi, polisi terlebih dulu lakukan olah TKP.


Darwis Pelaku Pembunuhan
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Polkam. AKP Jeifson Sitorus, S. H menyampaikan, Pelaku sementara disangka dikerjakan 1 orang yaitu, Darwis (32), juga yaitu tetangga korban, sesudah pelaku lakukan pembunuhan menceritakan pada omnya serta berencana lari, tetapi omnya memberi info kepada pihak kepolisian sehingga secepatnya dikerjakan penangkapan.

Motiv sementaraPolisi mengira terlebih dulu dilatar belakangi permasalahan keluarga (Anak korban serta Istrinya), serta disangka pelaku DARWIS turut mencampuri hingga menyebabkan gesekan, tetapi pelaku melerai. Akibatnya korban kerap mengeluarkan pernyataan kalau " APA SEBENARNYA MAUMU " sangkaan ini berdasarkan info pelaku pada Polisi.

Bahkan pelaku Darwis (32), juga yaitu tetangga korban, Pelaku ada dirumah keluarganya di Dusun Kottar, Desa Mambu, Kecamatan. Mapilli, Kabupaten Polman. Pihak Kepolisian yang tahu keberadaannya di pimpin Kanit IV Aiptu Haspar, S. H menjemput pelaku serta mengamankan BB berupa Sebilah Parang Panjang.

Berdasarkan penjelasan Pelaku (DARWIS), awal permasalahaan bermula sebagian bln. waktu lalu korban bertengkar dengan UPPI (anak kandungnya) serta dilerai oleh pelaku, hingga korban terasa tersinggung atas kejadin itu serta sejak waktu itu tiap-tiap korban berjumpa dengan pelaku, korban senantiasa mengeluarkan kalimat " apa akkattamu (apa maumu). "

Walau sekian kata Pelaku, tetapi tidak pernah menanggapinya serta pada hari peristiwa pelaku serta korban berjumpa di TKP serta pelaku kembali mengeluarka kata2 " apa akkattamu (apa maumu) " sembari memegang parang ada dipingganya.

Akhirnya kata pelaku, mendahului korban dengan menebas leher samping kiri korban, leher depan korban, dada kanan, dibagian punggung. saat ini pelaku serta BB sudah diamankan serta disita di mapolres Polman untuk sistem hukum lebih lanjut.

Jeifson Sitorus Tambahkan, Untuk menghindari persoalan ini berekor panjang, pihak Kepolisian telah turunkan personil dirumah duka, sesaat korban masih ada diruangan mayat RSUD Polewali Mandar.
http://www.liputan96.com/2016/04/berita-terhangat-gemparrrr-1-warga.html
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==