ASTAGFIRULLAH.. Masih Ada Yang Kayak Gini [[ Dukun "Kiriman" untuk Ahok, Netizen: Helloo dah 2016 nih, Kuntilanak Aja Udah Pakai Internet ]]

Dukun Heboh berita soal Gerakan Tangkap Ahok (GTA) yang membawa dua dukun panen sindiran nyinyir netizen, Rabu (30/3/2016).
Diberitakan sebelumnya GTA membawa dua dukun yakni dari Jawa Barat dan Bali untuk meruwat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ruwatan tersebut dilakukan agar KPK tidak terkena pengaruh jahat dalam penyelidikan dugaan korupsi pengadaan RS Sumber Waras.
Berita ini jadi viral di Twitter, dan banyak tanggapan netizen yang kocak, menyindir.
Andre midola ‏@Andremanico: @tribunnews Zaman sdh begini canggih kok msh ada yg menggantungkan hidup dgn dunia klenik dan perdukunan. Jgn mempermalukan bgs sendiri bung.
Kurniawan ‏@Red_Sky___: @tribunnews hello dah tahun 2016 nih, gile bener dah jamannya gadget msh kek gini hahaha.
Djenz™ ‏@djenar_indra: Duh,,sampai segitunya..
Ko Tj ‏@kotj68: @tribunnews ini nih..akhirnya gila sendiri...stress nih org udah fitnah gx mempan mau main dukun...woi sadar ..Tuhan maha tau mana yg salah.
Taejo ‏@Myoon6: @tribunnews di era digital msh aja pkai dukun, kuntilanak aja udah pkai internet haha.
Sebelumnya GTA membawa dua dukun dari Jawa Barat dan Bali.
Ruwatan tersebut dilakukan agar KPKtidak terkena pengaruh jahat dalam penyelidikan dugaan korupsi pengadaan RS Sumber Waras.
"Dengan ini kami membawa dukun-dukun yang meruwat KPKagar tidak disantet oleh kekuatan negatif iblis Sumber Waras," kata Koordinator Lapangan, Rahmat Himran di KPK, Jakarta, Rabu (30/3/2016) pada reporter Eri Komar Sinaga Tribunnews.com.
Menurut Rahmat, pihaknya meyakini terjadi pelanggaran yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Namun, kata dia, KPK hingga saat ini belum menaikkan status tersebut ke tahap penyidikan dan menetapkan tersangka.
Rahmat mendesak KPK menetapkan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama sebagai tersangka karena telah terjadi wanprestasi di tubuh Pemrov DKI Jakarta karena kelebihan bayar Rp 191 miliar dari anggaran sebesar Rp 755 miliar.
"Ahok (Basuki, red) melakukan pelanggaran Pasal 421 KUHP yang unsurnya ada penyalahgunaan wewenang memakai kekuasannya untuk melakukan pemakaian uang negara di luar batas yang sudah ditetapkan," kata dia.
Dua dukun tersebut terlihat membakar dupa.
Mereka kemudian meruwat KPK melalui mencampakkan bunga tersebut di teras dan tangga KPK.
GTA sendiri adalah gabungan dari PW GPII Jakarta, KOBAR, IMM Jakarat, HIMMAH AL Wasliyah, Brigade PII, KOPMA GPII, SABET, FPJ, Kahmi Jakut dan Suara Jakarta. (*)
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==