Ini sejarah kenapa pria tukang selingkuh disebut 'buaya darat'


Bagi seorang pria yang sering melakukan selingkuh dan berpaling dari pasangannya demi wanita lain yang lebih cantik atau apapun alasannya biasa dikenal dengan istilah "buaya darat". Julukan atau istilah 'BUAYA DARAT'pada pria tukang selingkuh sangatlah tidak masuk akal. Namun penjelasan berikut dapat menjelaskannya.

Mungkin kamu sering bertanya tanya kenapa ya pria disebut sebagai Buaya? Padahal hewan buaya pada dasarnya dan faktanya sangat setia dengan pasangannya. Bahkan hewan ini hanya kawin satu kali seumur hidup, meskipun pasangannya telah mati. Lalu, kenapa ya pria tukang selingkuh seringkali dikatakan Buaya, kenapa kok bukan hewan yang lain? Seperti cicak, kucing, atau apalah. Well, kamu harus tahu fakta dari hewan buaya terlebih dahulu.


Hewan buaya jantan faktanya adalah salah satu jenis hewan yang paling setia terhadap pasangannya, kenapa tidak karena seekor buaya jantan hanya memiliki satu pasangan saja seumur hidupnya. Buaya jantan hanya akan kawin dengan satu buaya betina yang sama sampai seumur hidupnya. Bahkan jika sang betina mati terlebih dahulu, buaya jantan akan tetap menjaga janji setia sang pasangan dengan cara tidak akan mengawiini betina lain seumur hidupnya, sungguh pasangan yang sangat setia kan?



Lalu Istilah Buaya Darat dikenal berawal dari desa Soronganyit Pada tahun 1971. Desa Soronganyit terletak di daerah Jember, dan di desa tersebut terdapat tambak buaya. Tambak itu mempunyai jadwal yang rutin bagi buaya yang ingin berada di darat ataupun di dalam air sudah terjadwal dengan rapi.

Namun, ada hari dimana salah satu buaya jantan dari tambak tersebut hilang. Hebohnya, para warga desa sangat resah dan bingung karena takut jika nantinya buaya tersebut memangsa mereka. Penduduk desa bakhan sampai ada yang lapor ke dukun, dan melakukan hal yang aneh aneh.

Akhirnya buaya jantan yang hilang tersebut dapat ditemukan pada bulan ketiga. Anehnya, buaya tersebut mampu bertahan hidup selama tiga bulan tanpa hidup di air. Buaya jantan itu ditemukan di desa tetangga yang lingkungannya sangatlah kering tandus tanpa air. Sekali lagi buaya ini sangat menghebohkan, karena buaya jantan ditemukan sedang bersama hewan betina yang lain yang tak tau dari mana asalnya buaya betina itu. Bahkan, buaya betina ternyata masih seumuran degan anak dari si buaya jantan.

Nah, sejak saat itu maka istilah buaya darat bermunculan dari omongan omongan dan berkembang luas. Itulah asal usul dari istilah buaya darat, sudah tau kan sekarang. Lalu bagaimana pendapat kamu, apakah istilah buaya darat memang cocok untuk pria tukang selingkuh atau tidak itu terserah kamu. Semoga artikel ini bermanfaat.